<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Info Reksadana</title>
	<atom:link href="http://reksadanainfo.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://reksadanainfo.com</link>
	<description>Informasi Seputar Reksadana, Investasi dan Bisnis</description>
	<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 07:39:15 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>&#8221; Pohon Tua &#8220;</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/pohon-tua/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/pohon-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 07:39:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, di sebuah padang, tersebutlah sebatang pohon rindang. Dahannya rimbun dengan dedaunan. Batangnya tinggi menjulang. Akarnya, tampak menonjol keluar, menembus tanah hingga dalam. Pohon itu, tampak gagah di banding dengan pohon-pohon lain di sekitarnya.
Pohon itupun, menjadi tempat hidup bagi beberapa burung disana. Mereka membuat sarang, dan bergantung hidup pada batang-batangnya. Burung-burung itu membuat lubang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Trebuchet MS; font-size: x-small;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Trebuchet MS&quot;;">Suatu ketika, di sebuah padang, tersebutlah sebatang pohon rindang. Dahannya rimbun dengan dedaunan. Batangnya tinggi menjulang. Akarnya, tampak menonjol keluar, menembus tanah hingga dalam. Pohon itu, tampak gagah di banding dengan pohon-pohon lain di sekitarnya.</p>
<p>Pohon itupun, menjadi tempat hidup bagi beberapa burung disana. Mereka membuat sarang, dan bergantung hidup pada batang-batangnya. Burung-burung itu membuat lubang, dan mengerami telur-telur mereka dalam kebesaran pohon itu. Pohon itupun merasa senang, mendapatkan teman, saat mengisi hari-harinya yang panjang.</p>
<p>Orang-orang pun bersyukur atas keberadaan pohon tersebut. Mereka kerap singgah, dan berteduh pada kerindangan pohon itu. Orang-orang itu sering duduk, dan membuka bekal makan, di bawah naungan dahan-dahan. &#8220;Pohon yang sangat berguna,&#8221; begitu ujar mereka setiap selesai berteduh. Lagi-lagi, sang pohon pun bangga mendengar perkataan tadi.</p>
<p>Namun, waktu terus berjalan. Sang pohon pun mulai sakit-sakitan. Daun-daunnya rontok, ranting-rantingnya pun mulai berjatuhan. Tubuhnya, kini mulai kurus dan pucat. Tak ada lagi kegagahan yang dulu di milikinya. Burung-burung pun mulai enggan bersarang disana. Orang yang lewat, tak lagi mau mampir dan singgah untuk berteduh.</p>
<p>Sang pohon pun bersedih. &#8220;Ya Tuhan, mengapa begitu berat ujian yang Kau berikan padaku? Aku butuh teman. Tak ada lagi yang mau mendekatiku. Mengapa Kau ambil semua kemuliaan yang pernah aku miliki?&#8221; begitu ratap sang pohon, hingga terdengar ke seluruh hutan. &#8220;Mengapa tak Kau tumbangkan saja tubuhku, agar aku tak perlu merasakan siksaan ini?&#8221; Sang pohon terus menangis, membasahi tubuhnya yang kering.</p>
<p>Musim telah berganti, namun keadaan belumlah mau berubah. Sang pohon tetap kesepian dalam kesendiriannya. Batangnya tampak semakin kering. Ratap dan tangis terus terdengar setiap malam, mengisi malam-malam hening yang panjang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Trebuchet MS; font-size: x-small;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Trebuchet MS&quot;;"><br />
Hingga pada saat pagi menjelang. &#8220;Cittt&#8230;cericirit&#8230;cittt&#8221; Ah suara apa itu? Ternyata, ada seekor anak burung yang baru menetas. Sang pohon terhenyak dalam lamunannya. &#8220;Cittt&#8230;cericirit&#8230;cittt,&#8221; suara itu makin keras melengking. Ada lagi anak burung yang baru lahir. Lama kemudian, riuhlah pohon itu atas kelahiran burung-burung baru. Satu&#8230; dua&#8230; tiga&#8230; dan empat anak burung lahir ke dunia. &#8220;Ah, doaku di jawab-Nya,&#8221; begitu seru sang pohon.</p>
<p>Keesokan harinya, beterbanganlah banyak burung ke arah pohon itu. Mereka,akan membuat sarang-sarang baru. Ternyata, batang kayu yang kering, mengundang burung dengan jenis tertentu tertarik untuk mau bersarang disana. </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Trebuchet MS; font-size: x-small;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Trebuchet MS&quot;;"><br />
Burung-burung itu merasa lebih hangat berada di dalam batang yang kering, ketimbang sebelumnya. Jumlahnya pun lebih banyak dan lebih beragam. &#8220;Ah, kini hariku makin cerah bersama burung-burung ini&#8221;, gumam sang pohon dengan berbinar.</p>
<p>Sang pohon pun kembali bergembira. Dan ketika dilihatnya ke bawah, hatinya kembali membuncah. Ada sebatang tunas baru yang muncul di dekat akarnya. Sang Tunas tampak tersenyum. Ah, rupanya, airmata sang pohon tua itu, membuahkan bibit baru yang akan melanjutkan pengabdiannya pada alam.</p>
<p>Teman, begitulah. Adakah hikmah yang dapat kita petik disana? Allah memangselalu punya rencana-rencana rahasia buat kita. Allah, dengan kuasa yang Maha Tinggi dan Maha Mulia, akan selalu memberikan jawaban-jawaban buat kita.</p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Trebuchet MS; font-size: x-small;"><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Trebuchet MS&quot;;">Walaupun kadang penyelesaiannya tak selalu mudah ditebak, namun, yakinlah, Allah Maha Tahu yang terbaik buat kita.</p>
<p>Saat dititipkan-Nya cobaan buat kita, maka di saat lain, diberikan-Nya kita karunia yang berlimpah. Ujian yang sandingkan-Nya, bukanlah harga mati. Bukanlah suatu hal yang tak dapat disiasati. Saat Allah memberikan cobaan pada sang Pohon, maka, sesungguhnya Allah, sedang MENUNDA memberikan kemuliaan-Nya. Allah tidak memilih untuk menumbangkannya, sebab, Dia menyimpan sejumlah rahasia. Allah, sedang menguji kesabaran yang dimiliki.</p>
<p>Teman, yakinlah, apapun cobaan yang kita hadapi, adalah bagian dari rangkaian kemuliaan yang sedang dipersiapkan-Nya buat kita. Jangan putus asa, jangan lemah hati. Allah, selalu bersama orang-orang yang sabar.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/pohon-tua/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Reksa Dana Saham Berkuasa di 2010</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/reksa-dana-saham-berkuasa-di-2010/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/reksa-dana-saham-berkuasa-di-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 01:41:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Reksadana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - Produk-produk reksa dana saham diperkirakan bakal kembali mendominasi pasar dana kelolaan di tahun 2010. Secara industri, reksa dana diperkirakan tumbuh 20% tahun depan.
&#8220;Bisa sekitar 60% didominasi reksa dana saham, sisanya terbagi di produk reksadana obligasi pasar uang dan campuran,&#8221; ujar Presiden Utama Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Denny Thaher disela-sela perkenalan fitur terbaru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Produk-produk reksa dana saham diperkirakan bakal kembali mendominasi pasar dana kelolaan di tahun 2010. Secara industri, reksa dana diperkirakan tumbuh 20% tahun depan.</p>
<p>&#8220;Bisa sekitar 60% didominasi reksa dana saham, sisanya terbagi di produk reksadana obligasi pasar uang dan campuran,&#8221; ujar Presiden Utama Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Denny Thaher disela-sela perkenalan fitur terbaru mereka &#8220;Auto Debit MAMI &amp; QQ Account&#8221;,di kantornya Sampoerna Strategic Square Jakarta Senin (16/11/2009).</p>
<p>Menurutnya, seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi global tahun depan, pasar saham otomatis juga akan kembali mendominasi pasar modal. Oleh sebab itu, produk reksa dana pun akan ikutan beralih ke produk reksa dana saham.</p>
<p>&#8220;Tentu reksadana equity (saham). Seperti yang sudah saya bilang tadi, kondisi ekonomi sudah membaik, jadi tingkat fluktuasi atas equity akan rendah atau cenderung stabil. Dan akan banyak dana kelolaan di industri reksadana ditaruh di equity,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mengenai industri reksa dana, Taher memperkirakan tahun depan akan mengalami pertumbuhan sebesar 20%, juga mengiringi perbaikan ekonomi global tahun depan.</p>
<p>&#8220;Akan terjadi pertumbuhan secara umum 20% di industri reksadana. Ini dikarenakan semakin membaiknya ekonomi dunia pasca krisis tahun lalu. Selain itu, masyarakat kita juga semakin paham akan pentingnya investasi, dan produk reksadana adalah pilihan yang paling tepat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia mengatakan, reksa dana merupakan produk yang boleh dibilang tahan banting menghadapi krisis. Seba produk ini memiliki tingkat fleksibilitas yang mampu beradaptasi pada guncangan.</p>
<p>&#8220;Reksadana adalah produk investasi yang terbukti dapat bertahan disegala kondisi ekonomi. Saat ekonomi baik, dia tumbuh dengan equity-nya yang menjadi pilihan utama investor. Saat krisis, reksadana pun tetap melaju, meskipun dengan pilihan reksadana pasar uang. Jadi ini cuma satu-satunya produk yang tetap menarik di tahun-tahun mendatang,&#8221; paparnya.</p>
<p>Mengenai dana kelolaan MAMI sendiri, saat ini sudah mencapai Rp8,7 triliun. &#8220;Sampai akhir tahun, kita targetkan akan menambah aset reksadana Rp 750 miliar sampai Rp 1 triliun. Dan di tahun depan ditargetkan akan tumbuh 20%,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/reksa-dana-saham-berkuasa-di-2010/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wall Street Bergairah, S&#038;P Tembus 1.100</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/wall-street-bergairah-sp-tembus-1100/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/wall-street-bergairah-sp-tembus-1100/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 01:41:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pasar Modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Saham-saham di Wall Street kembali melonjak hingga membawa indeks saham ke titik tertingginya dalam 13 bulan lagi. Hal itu terjadi setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke menegaskan suku bunga AS akan tetap dijaga rendah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
Bernanke mengulang pernyataan bahwa the Fed akan tetap menjaga suku bunga tanpa terkecuali rendah untuk periode yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saham-saham di Wall Street kembali melonjak hingga membawa indeks saham ke titik tertingginya dalam 13 bulan lagi. Hal itu terjadi setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke menegaskan suku bunga AS akan tetap dijaga rendah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>Bernanke mengulang pernyataan bahwa the Fed akan tetap menjaga suku bunga tanpa terkecuali rendah untuk periode yang lebih lama. Bernanke juga mengingatkan bahwa pemulihan mungkin tidak akan sebaik yang diharapkan semula, meningkatnya pengangguran dan ketatnya kredit bank secara signifikan akan berbalik arah.</p>
<p>&#8220;Melihat pesan dari Bernanke adalah bahwa suku bunga akan rendah dan tetap rendah untuk jangka pendek hingga menengah. Dan sepertinya pasar menyukainya,&#8221; ujar Dennis Cajigas, analis senior Lind-Waldock seperti dikutip dari <em>Reuters</em>, Selasa (17/11/2009).</p>
<p>Pada perdagangan Senin (16/11/2009), indeks Dow Jones naik hingga 136,49 poin (1,33%) ke level 10.406,96. Indeks Standard &amp; Poor&#8217;s 500 juga menguat 15,82 poin (1,45%) ke level 1.109,30 dan Nasdaq naik 29,97 poin (1,38%) ke level 2.197.85. Indeks S&amp;P untuk pertama kalinya ditutup di atas level 1.100 setelah Oktober 2008.</p>
<p>Di Nasdaq, saham Intel Corp naik hingga 2,2% setelah produsen chip itu mengumumkan pembagian dividen lebih dari 12,5%.</p>
<p>Sentimen positif juga datang dari data penjualan ritel Oktober yang menunjukkan kenaikan 1,4%. Namun penjualan otomotif yang kurang menyenangkan mengurangi kegembiraan di pasar.</p>
<p>Volume perdagangan cukup moderat, dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 1,15 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,13 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/wall-street-bergairah-sp-tembus-1100/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>IHSG Dapat Peluru Semangat</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/ihsg-dapat-peluru-semangat/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/ihsg-dapat-peluru-semangat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 01:40:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pasar Modal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=254</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat cukup tajam di tengah penguatan bursa-bursa regional. Dipimpin saham PT Bumi Resources Tbk, saham-saham unggulan lain ikut bergerak menguat.
Pada perdagangan Senin (16/11/2009), IHSG ditutup menguat 41,874 poin (1,73%) ke level 2.468,675. Indeks LQ 45 naik 9,617 poin (2,01%) ke level 487,820.
Sentimen positif kembali hadir di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat cukup tajam di tengah penguatan bursa-bursa regional. Dipimpin saham PT Bumi Resources Tbk, saham-saham unggulan lain ikut bergerak menguat.</p>
<p>Pada perdagangan Senin (16/11/2009), IHSG ditutup menguat 41,874 poin (1,73%) ke level 2.468,675. Indeks LQ 45 naik 9,617 poin (2,01%) ke level 487,820.</p>
<p>Sentimen positif kembali hadir di lantai bursa. Penguatan bursa-bursa utama dunia diharapkan bisa menjadi katalis positif bagi pasar. Terutama bagi kenaikan saham-saham berbasis komoditas menyusul naiknya harga komoditas akibat melemahnya dolar AS.</p>
<p>Pada perdagangan Senin (16/11/2009), indeks Dow Jones naik hingga 136,49 poin (1,33%) ke level 10.406,96. Indeks Standard &amp; Poor&#8217;s 500 juga menguat 15,82 poin (1,45%) ke level 1.109,30 dan Nasdaq naik 29,97 poin (1,38%) ke level 2.197.85. Indeks S&amp;P untuk pertama kalinya ditutup di atas level 1.100 setelah Oktober 2008.</p>
<p>Bursa Jepang juga dibuka langsung menguat. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 56,46 poin (0,58%) ke level 9.847,64.</p>
<p>Penguatan bursa-bursa global akan menjadi sentimen positif. Namun harga saham-saham yang sudah dinilai terlalu mahal akan menghadang laju IHSG lebih jauh. IHSG diprediksi akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat.</p>
<p>Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:</p>
<p><strong>Panin Sekuritas:</strong></p>
<p>IHSG kemarin bergerak menguat +1,72% pada level 2.468,675. Menguatnya indeks didukung oleh kenaikan saham BUMI menyusul pembayaran akuisisi 10% saham Newmont Nusa Tenggara. Secara teknikal, indeks tengah berada dalam trend menguat jangka pendek pasca tertembusnya kembali level 2.400. Hari ini kami perkirakan indeks akan menguji level resistance 2.482-2.491, sebelum menembus level 2.500-an. Sementara untuk support berada di 2.451. Kami rekomendasikan trading jangka pendek pada saham bluechip seperti BBRI, BMRI, UNTR, UNSP.</p>
<p><strong>Optima Sekuritas:</strong></p>
<p>Kenaikan IHSG sebesar 1.7% atau 41 poin ke level 2.468 di dorong oleh saham BMRI, ASII, PGAS, dan BUMI. Sementara dari nilai transaksi sebanyak 30% di sumbang oleh BUMI yang mengalami kenaikan 6%. Up trend bakal berlanjut mengingat MACD &amp; MA membuat pola golden cross. Investor sebaiknya akumulasi dan hold hingga uptrend yang terjadi sudah jenuh. Kisaran indeks ada di 2.440-2.490.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/ihsg-dapat-peluru-semangat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Magic Shop, si Waralaba Sulap</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/magic-shop-si-waralaba-sulap/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/magic-shop-si-waralaba-sulap/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 03:06:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - Perkembangan dunia sulap di Tanah Air semakin pesat. Kemampuan melakukan sulap menyulap sudah bukan menjadi dominasi orang-orang tertentu saja. Sulap sudah menjadi tren umum bagi khalayak banyak, sebagai kemampuan iseng-iseng maupun sebagai profesi yang menghasilkan uang.
Berbagai tempat kursus sulap, magic shop dan macam-macam acara televisi yang menyuguhkan soal dunia sulap sudah tak asing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - Perkembangan dunia sulap di Tanah Air semakin pesat. Kemampuan melakukan sulap menyulap sudah bukan menjadi dominasi orang-orang tertentu saja. Sulap sudah menjadi tren umum bagi khalayak banyak, sebagai kemampuan iseng-iseng maupun sebagai profesi yang menghasilkan uang.</p>
<p>Berbagai tempat kursus sulap, magic shop dan macam-macam acara televisi yang menyuguhkan soal dunia sulap sudah tak asing lagi termasuk acara The Master. Bahkan konsep mengembangkan magic shop dan kursus sulap saat ini mulai dikembangkan dalam format kemitraan loh..</p>
<p>Indro Julian salah seorang pesulap asal Jakarta yang sudah lama berkecimpung di dunia sulap melakukan terobosan unik. Yaitu ia mengembangkan konsep kemitraan membangun bisnis magic shop dan kursus sulap.</p>
<p>Konsep ini bisa dibilang cukup langka dan belum banyak dikembangkan. Julian mengklaim, bahwa konsep kemitraan bisnis sulap ini hanya baru dilakukan olehnya. Ia mengatakan bisnis toko sulap sangat prospektif, selain masih langka pemainnya, bidang sulap sektor kreatif yang selalu berkembang dan tanpa batas.</p>
<p>&#8220;Saya  sudah kenyang makan asam garam di sulap, main sulap itu sejak dari kecil. Berawal dari magic show kesana-kemari, lalu sekarang saya kembangkan menjadi magic shop,&#8221; kata Julian panggilan akrabnya saat berbincang dengan detikFinance, akhir pekan lalu.</p>
<p>Setidaknya saat ini sudah ada beberapa lokasi Magic Shop yang ia miliki antaralain Puri Mall Jakarta Barat, Bellanova Mall Sentul, Point Square Lebak Bulus, Eka Lokasari Bogor dan Giant Mega Bekasi Barat.</p>
<p>Julian menjelaskan, konsep kemitraan yang ia kembangkan adalah membangun toko magic shop dan sarana kursus sulap. Bagi mitra  yang berminat setidaknya harus menyediakan modal Rp 40 juta (diluar sewa tempat).</p>
<p>Dari dana itu si mitra sudah siap memiliki satu toko sulap dengan dukungan 2 tenaga sulap terampil yang siap menjadi pendemo, termasuk etalase, ruang ganti dan ruang belajar dan 100 jenis alat sulap yang siap dijual. Bahkan untuk satu bulan pertama, Julian memberikan keringanan dengan penanggungan biaya honor untuk 2 orang pegawai toko.</p>
<p>Barang-barang yang dijual dalam magic shop mulai dari harga termurah Rp 30.000 seperti permainan kartu, trik koin dan lainnya sampai barang-barang sulap seharga Rp 1 juta seperti tongkat ajaib. Semua peralatan tersebut, ia buat sendiri di worksopnya kawasan Halim Jakarta Timur. Ia pun menjamin pasokan yang cukup untuk peralatan sulap bagi para mitranya.</p>
<p>&#8220;Kalau toko sudah berjalan, penghasilan minimal Rp 500.000 per hari untuk satu toko bagi mitra sudah di tangan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Mengenai kursus sulap, setiap gerai mitra akan menjadi tempat kursus, setidaknya ada beberapa paket khusus untuk kursus, yaitu:</p>
<p>Kursus sulap  level 1 seharga Rp 2 juta dilakukan selama satu  bulan 4 kali pertemuan. Para calon pesulap setidaknya akan mendapat  15 trik sulap dasar.</p>
<p>Kursus sulap level 2 seharga Rp  6 juta diajarkan selama 3 bulan 12 kali pertemuan, akan diajarkan sebanyak 48 trik sulap tingkat madya. Pada level ini para calon pesulap akan diberikan dasar-dasar sulap untuk di panggung.</p>
<p>Kursus sulap level 3 yaitu tahap hipnotis, paket yang ditawarkan seharga Rp  4,5 juta, proses belajar hanya dilakukan selama 2 jam saja. Kemudian level 4, pada tingkatan ini calon pesulap akan diberikan materi spesial panggung dengan paket Rp 8 juta dengan waktu yang cukup singkat.</p>
<p>Julian mengaku salah satu alasannya nekat terjun ke bisnis kemitraan magic shop karena saat ini konsep serupa belum ada pesaingnya. Selain itu, minat pasar atau masyarakat di Indonesia terhadap keterampilan sulap mulai bergairah</p>
<p>&#8220;Sulap itu sangat mudah diajarkan, semua orang bisa jika mau belajar. Kehebatan trik membuat dibuat orang-orang heran dan senang. Sehingga akan muncul di benak orang untuk belajar, disitulah dasar bisnis ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Mengenai pasar bisnisnya ini, ia optimistis dunia sulap diminati semua kalangan dan lintas gender. Setidaknya belajar sulap sudah bisa dilakukan sejak umur 8 tahun hinggi orang dewasa.</p>
<p>Ia menyarankan bagi mitra-mitranya yang akan bergabung lokasi-lokasi yang cocok sebagai magic shop antaralain di mal-mal, plaza dan tempat keramaian. Tempat-tempat tersebut sangat cocok untuk sarana mengenal masyarakat hingga proses belajar sulap dilakukan.</p>
<p>Julian menjelaskan setidaknya ada beberapa aliran sulap yang berkembangan di Indonesia, yaitu:</p>
<ol>
<li>Mentalis - kekuatan sulap ini  pada membaca pikiran seseorang</li>
<li>Telepati - menekankan kepada kemampuan komunikasi non verbal atau menembus pandang</li>
<li>Ilusi - menekankan pada m emanfaatkan  memanapulasi pandangan</li>
<li>Hipnotis - pendekatan dengan mensugestikan pikiran seseorang.</li>
<li>Close up magic - lebih menekannya pada trik sulap murni biasanya dilakukan jarak dekat misalnya permainan koin, kartu dan lainnya.</li>
<li>Aliran magic - aliran ini biasa disebut aliran sihir murni (black magic) diantaranta gendam, debus dan lainnya.</li>
</ol>
<p>&#8220;Sampai saat ini murid saya  sudah ribuan, tak terhitung jumlahnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Julian Entertainment</p>
<p>Indro Julian<br />
Workshop:<br />
Jl. Albatros H20, Kompleks Skuadron Udara Halim Perdana Kusuma-Jakarta Timur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/magic-shop-si-waralaba-sulap/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tawaran Waralaba Apotek dari Kimia Farma</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/tawaran-waralaba-apotek-dari-kimia-farma/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/tawaran-waralaba-apotek-dari-kimia-farma/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 04:38:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta - 	PT Kimia Farma Tbk menawarkan sebuah sistem waralaba (franchise ) untuk pembukaan toko apotek berlabel Kimia Farma. Keberadaan waralaba apotek Kimia Farma ini akan melengkapi sistem kerjasama operasional (KSO) apotek yang selama ini telah berjalan.
Bagi yang berminat maka setidaknya harus merogoh kocek hingga Rp 460 juta (di luar sewa tempat) khusus untuk pembukaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong> - 	PT Kimia Farma Tbk menawarkan sebuah sistem waralaba (<em>franchise</em> ) untuk pembukaan toko apotek berlabel Kimia Farma. Keberadaan waralaba apotek Kimia Farma ini akan melengkapi sistem kerjasama operasional (KSO) apotek yang selama ini telah berjalan.</p>
<p>Bagi yang berminat maka setidaknya harus merogoh kocek hingga Rp 460 juta (di luar sewa tempat) khusus untuk pembukaan apotek baru, sedangkan untuk apotek yang akan dikonversi (apotek lama) hanya Rp 350 juta. Pihak Kimia Farma mengenakan  <em>royalty fee</em> 1,5% dari penjualan per bulan, dengan masa kerjasama waralaba yang ditawarkan selama 6 tahun.</p>
<p>Kimia Farma menjamin tingkat pengembalian modal akan kembali dalam waktu 3-4 tahun semenjak dimulai investasi. Selain mendapat stok obat sebesar Rp 150 juta, mitra franchise juga akan mendapat kelengkapan brand sign, perizinan, pembuatan rak, counter dan furnitur, point of sales dan sistem informasi, training SDM, peralatan apotek seperti AC, kulkas, TV, alat tulis kantor.</p>
<p>&#8220;Investasi sebesar Rp 450 juta itu sebagian untuk stok (obat), komputer, software, termasuk training dan pegawai dan lainnya,&#8221; kata Direktur Utama Kimia Farma Sjamsul Arifin dalam acara konferensi pers peluncuran franchise apotek di JCC, Jakarta, Jumat (13/11/2009).</p>
<p>Kimia Farma menargetkan per tahunnya bisa membuka gerai franchise apotek sebanyak 100 gerai usaha, sehingga akan memberikan kontribusi penjualan apotek per tahunnya hingga 20%. Pada tahun 2008 lalu saat perseroan membukukan pendapatan Rp 2,7 triliun kontribusi unit usaha apotek memberikan kontribusi hingga Rp 1,3 triliun.</p>
<p>Saat ini setidaknya sudah ada 370 apotek Kimia Farma yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya sebanyak 133 apotek hasil kerjasama operasional (KSO) binaan Kimia Farma. Dalam waktu lima tahun kedepan Kimia Farma menargetkan sebanyak 1000 outlet apotek yang telah dibuka termasuk dari KSO dan Franchise.</p>
<p>&#8220;Kalau sistem franchise mitra usaha itu harus aktif mengelola apotek, kalau KSO yang mengelola itu kimia Farma, itu yang membedakan antara tawaran franchise dengan KSO,&#8221; jelas Sjamsul.</p>
<p>Tertarik?</p>
<p>PT Kimia Farma Apotek<br />
Jl. Budi Utomo No.1 Jakarta Pusat 10710<br />
Telp 021-385 7245, Fax 021-3811187<br />
Email : franchise@kimiafarmaapotek.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/tawaran-waralaba-apotek-dari-kimia-farma/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Busuknya Kebencian</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/busuknya-kebencian/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/busuknya-kebencian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 05:12:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=251</guid>
		<description><![CDATA[Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan&#8221;permainan&#8221;.
 Ibu Gurumenyuruh tiap² muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dankentang. Masing² kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa &#8230; tergantungjumlah orang² yang dibenci.
Pada hari yang disepakati masing² murid membawa kentang dalam kantongplastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: georgia; font-size: 85%;">Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak (TK) mengadakan&#8221;permainan&#8221;.</span><br />
<span style="font-family: georgia; font-size: 85%;"> Ibu Gurumenyuruh tiap² muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dankentang. Masing² kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa &#8230; </span><span style="font-family: georgia; font-size: 85%;">tergantungjumlah orang² yang dibenci.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia; font-size: 85%;">Pada hari yang disepakati masing² murid membawa kentang dalam kantongplastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan adayang 5.  Sepertiperintah guru mereka tiap² kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid² harus membawa kantong plastik berisikentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia; font-size: 85%;">Hari berganti hari, kentang² pun mulai membusuk, murid² mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain beratbaunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid² TK tersebut merasa lega karena penderitaan merekaakan segera berakhir.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia; font-size: 85%;">Ibu Guru : &#8220;Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1minggu ?&#8221;</span></p>
<p><span style="font-family: georgia; font-size: 85%;">Keluarlah keluhan dari murid² TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasanyaman harus membawa kentang² busuk tersebut kemanapun mereka pergi. Gurupun menjelaskan apa arti dari &#8220;permainan&#8221; yang mereka lakukan.</span></p>
<p><span style="font-family: georgia; font-size: 85%;">Ibu Guru : &#8220;Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa² apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawakentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1minggu. Bagaimana jikakita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkahtidak nyamannya &#8230;&#8221;</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/busuknya-kebencian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dolar Meredup, Emas Kian Mengkilap</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/dolar-meredup-emas-kian-mengkilap/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/dolar-meredup-emas-kian-mengkilap/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 05:01:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[London - Harga emas dunia kembali melonjak menembus level psikologis US$ 1.100 per ounce. Kembali melemahnya dolar AS memicu lonjakan logam mulia yang dianggap sebagai tempat hedging ini.
Pada perdagangan Senin (9/11/2009) di London Bullion Market, harga emas sempat menembus US$ 1.111,20 per ounce sebelum akhirnya ditutup di US$ 1.106,75 per ounce,  naik dari penutupan akhir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>London</strong> - Harga emas dunia kembali melonjak menembus level psikologis US$ 1.100 per ounce. Kembali melemahnya dolar AS memicu lonjakan logam mulia yang dianggap sebagai tempat <em>hedging</em> ini.</p>
<p>Pada perdagangan Senin (9/11/2009) di London Bullion Market, harga emas sempat menembus US$ 1.111,20 per ounce sebelum akhirnya ditutup di US$ 1.106,75 per ounce,  naik dari penutupan akhir pekan lalu di US$ 1.096,75.</p>
<p>Lonjakan harga emas terjadi akibat dolar AS merosot menyusul pengambilan risiko setelah G20 memutuskan untuk mempertahankan kebijakan stimulusnya guna mendukung pemulihan ekonomi.</p>
<p>Euro kemarin menguat tajam k e 1,5007 dolar, dibandingkan penutupan sebelumnya di 1,4846 dolar. Euro juga menguat atas yen di 134,76 yen, dibandingkan sebelumnya di 133,45 yen. Dolar AS tercatat juga melemah atas yen di 89,81 yen, dibandingkan sebelumnya di 89,90 yen.</p>
<p>&#8220;Emas mempertahankan dirinya di atas level psikologis US$ 1.100 pagi ini setelah para menteri G20 memutuskan mempertahankan kebijakan stimulusnya,&#8221; jelas James Moore, analis dari TheBullionDesk.com seperti dikutip dari <em>AFP, </em>Selasa (10/11/2009).</p>
<p>Pekan lalu Bank Sentral AS juga memutuskan untuk memperpanjang suku bunga rendahnya untuk jangka waktu yang lama dan mempertahankan kebijakan stimulus fiskalnya.</p>
<p>&#8220;Kecuali suku bunga AS berbalik arah, emas akan terus diburu,&#8221; jelas Ronald Leung, direktor Lee Cheong Gold Dealers.</p>
<p>Selain harga emas, komoditas yang juga naik adalah minyak mentah dunia. Selain akibat melemahnya dolar AS, harga minyak juga melonjak akibat munculnya badai Ida yang dikhawatirkan merusak fasilitas perminyakan di Teluk Meksiko.</p>
<p>Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Desember naik hingga 2 dolar menjadi US$ 79,43 per barel. Minyak Brent pengiriman Desember naik 1,90 dolar menjadi US$ 77,77 per barel.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/dolar-meredup-emas-kian-mengkilap/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Raup Jutaan Rupiah dari Keripik Jamur Tiram</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/raup-jutaan-rupiah-dari-keripik-jamur-tiram/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/raup-jutaan-rupiah-dari-keripik-jamur-tiram/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 09:28:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com - Tahun 2006 merupakan tahun perkenalan pasangan Tri Sugiatno dan Wiwik Widiastuti dengan jamur tiram (Pleurotus ostreatus). Namun, hanya dalam waktu tiga tahun, mereka berhasil membudidayakan jamur dan mengolahnya menjadi keripik sehingga menghasilkan pendapatan jutaan rupiah.
Perkenalan itu dimulai saat Wiwik datang ke acara lomba desa di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Di sana, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOMPAS.com </strong>- Tahun 2006 merupakan tahun perkenalan pasangan Tri Sugiatno dan Wiwik Widiastuti dengan jamur tiram (<em>Pleurotus ostreatus</em>). Namun, hanya dalam waktu tiga tahun, mereka berhasil membudidayakan jamur dan mengolahnya menjadi keripik sehingga menghasilkan pendapatan jutaan rupiah.</p>
<p>Perkenalan itu dimulai saat Wiwik datang ke acara lomba desa di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Di sana, hasil budidaya jamur tiram petani menjadi salah satu peserta lomba. Setelah melihat dan mengetahui budidaya jamur itu mudah dan murah, Wiwik pun terdorong membudidayakannya.</p>
<p>”Hanya coba-coba awalnya,” ujar Wiwik. Latar belakang Tri adalah lulusan jurusan mesin Universitas Merdeka, Madiun. Wiwik lulusan jurusan ekonomi Universitas Merdeka, Malang. Namun, ketidaktahuan mereka mengenai budidaya jamur tidaklah menjadi penghalang.</p>
<p>Dibelilah 200 bag log (campuran bibit jamur, serbuk kayu, bekatul kapur kawur, dan pupuk dalam plastik) seharga Rp 300.000. Bag log itu lalu disusun di kumbung (rumah jamur) berdindingkan anyaman bambu seluas 42 meter persegi, di samping rumahnya di RT 29 RW 3 Jatirogo, Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.</p>
<p>Hanya dengan disiram air bersih setiap hari, jamur berwarna putih bertumbuhan di setiap bag log. Dalam waktu satu bulan, jamur sudah bisa dipanen. Jamur itu terus muncul sampai empat hingga lima bulan berikutnya, sebelum kemudian bag log harus diganti baru.</p>
<p>Jamur putih yang dipanen sekitar lima kilogram setiap hari itu lalu dijual ke tetangganya Rp 8.000 per kilogram. Tanpa dinyana, mereka tertarik membeli guna dipakai membuat sayuran.</p>
<p>Banyaknya peminat itulah yang mendorong Wiwik dan Tri menambah jumlah bag log sampai akhirnya tahun 2007 sebanyak 1.000 bag log dibudidayakan di kumbung. Hasilnya, setiap hari mereka panen sampai 30 kilogram jamur putih.</p>
<p>Namun, banyaknya jamur putih yang dipanen itu justru membingungkan Wiwik dan Tri. Pasalnya, dari 30 kilogram hasil setiap hari, hanya sekitar 5 sampai 10 kilogram yang bisa terjual. Sisanya, menumpuk di gudang, tak ada pembelinya.</p>
<p>Dari situlah Tri lalu berpikir mengolah jamur tiram menjadi keripik, tetapi tidak mudah diwujudkan. Percobaan membuat keripik jamur tiram tidak kunjung berhasil. ”Ada yang keripiknya melempem, ada yang rasanya enggak enak,” kata Tri.</p>
<p>Sampai pada percobaan memasak ke-10, Tri dan Wiwik menemukan takaran yang pas. Jamur tiram yang digoreng dengan dicampur tepung terasa gurih dan enak rasanya.</p>
<p>Dengan pegangan ”resep rahasia” itu, keduanya memasak sekitar lima kilogram jamur untuk dijadikan keripik. Ada dua jenis keripik yang dijual, keripik berkualitas baik dijual Rp 70.000 per kilogram. Keripik yang nomor dua dijual Rp 1.250 per kemasan kecil.</p>
<p>Keripik jamur tiram awalnya dicoba dijual ke tetangga, warung, dan restoran sekitarnya. Awalnya ada penolakan karena sejauh yang mereka tahu jamur bisa membuat keracunan. Namun, setelah keripik dicoba dan aman, mereka pun membelinya dan menjadi pelanggan tetap.</p>
<p><strong>Permintaan mengalir</strong></p>
<p>Penyebaran dari mulut ke mulut membuat keripik kian dikenal. Awal 2009, permintaan bertambah, tetapi produksi jamur tiram terbatas.</p>
<p>”Permintaan datang dari luar Madiun, seperti Banjarmasin, Samarinda, Riau, dan Madura. Ada eksportir dari Lumajang yang menawarkan ekspor produk saya. Banyak juga tenaga kerja Indonesia yang membawa keripik saya untuk dijual di luar negeri,” ujar Tri.</p>
<p>Tri pun mencoba bekerja sama dengan 11 petani jamur di wilayah Dungus dan Kresek, Madiun. Jamur petani dibeli Rp 8.500 per kilogram ditambah jamur budidaya sendiri, Tri dan Wiwik mendapatkan jamur setengah kuintal per hari. Jamur dimasak dengan enam penggorengan untuk menghasilkan setengah kuintal keripik per hari.</p>
<p>Omzet penjualan keripik sekitar Rp 3 juta per hari. Penghasilan bersih sekitar 10-20 persen dari omzet, antara Rp 300.000 sampai Rp 600.000. Padahal, tiga tahun yang lalu, omzet dari menjual jamur tiram putih hanya Rp 40.000 per hari.</p>
<p>Ternyata jumlah produksi itu belum cukup memenuhi permintaan, terutama seperti mendekati Lebaran. ”Permintaan naik 100 persen. Butuh satu kuintal jamur tiram putih per hari untuk memenuhi permintaan. Hanya separuh permintaan yang dipenuhi,” kata Tri.</p>
<p>”Budidayanya mudah, murah, dan potensi pasarnya besar, tetapi sayang tidak banyak warga yang mengetahui hal ini sehingga ragu membudidayakannya,” tambahnya.</p>
<p>Karena itu, setiap kali warga atau mahasiswa datang belajar budidaya jamur tiram, dia memberikan pelajaran gratis. Biar semakin banyak orang mau menanam jamur tiram. Jika pasokan jamur tiram itu terbatas, obsesinya membuat waralaba keripik produksinya pun terganjal.</p>
<p>Dia harus berkutat sendiri dengan usahanya karena perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun, terutama Dinas Pertanian pada pengembangan budidaya jamur sangat minim. Padahal, budidaya itu bisa menambah kesejahteraan petani.</p>
<p>”Perhatian pemerintah baru muncul kalau mengadakan acara. Kami diperebutkan oleh dinas-dinas yang mengklaim kami sebagai industri binaan mereka,” kata Tri sambil tersenyum.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/raup-jutaan-rupiah-dari-keripik-jamur-tiram/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Adi Kharisma, Pencipta Olahan Ubi Ungu</title>
		<link>http://reksadanainfo.com/adi-kharisma-pencipta-olahan-ubi-ungu/</link>
		<comments>http://reksadanainfo.com/adi-kharisma-pencipta-olahan-ubi-ungu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 09:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://reksadanainfo.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[KOMPAS.com — Kesehatan itu mahal harganya. Slogan inilah yang membuat Adi Kharisma mengubah jalan hidupnya dari seorang pengusaha ritel sukses beromzet miliaran rupiah menjadi seorang penjual aneka makanan dan minuman dari ubi ungu. Dalam dunia pangan lokal, nama Adi Kharisma sudah cukup terkenal. Pria asli Bali ini sukses memperkenalkan nasi dan es krim dari ubi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOMPAS.com </strong>— Kesehatan itu mahal harganya. Slogan inilah yang membuat Adi Kharisma mengubah jalan hidupnya dari seorang pengusaha ritel sukses beromzet miliaran rupiah menjadi seorang penjual aneka makanan dan minuman dari ubi ungu. Dalam dunia pangan lokal, nama Adi Kharisma sudah cukup terkenal. Pria asli Bali ini sukses memperkenalkan nasi dan es krim dari ubi jalar sebagai salah satu kekuatan makanan lokal sekaligus sebagai produk makanan yang sehat.</p>
<p>Gara-gara inovasi produk dari ubi jalarnya ini, Adi Kharisma memperoleh penghargaan dari Dewan Pangan Italia. Tak hanya itu, sebagai duta pangan lokal, Adi juga sudah menyambangi Jepang dan Fiji untuk mempresentasikan produk jus dan sirup ubi ungunya.</p>
<p>Adi sendiri tak menyangka prestasinya bakal sebesar itu. Sebab, inovasi produk pangannya ini lahir dari ketakutannya terhadap kanker. Sampai tahun 1995, ada tujuh kerabat Adi termasuk ibu, paman, mertua serta kakaknya yang terkena penyakit kanker.</p>
<p>Karena dekat dengan orang-orang tersebut, Adi pun turut menyaksikan melihat pola makan mereka. “Ternyata pola makan yang salah merupakan penyebab terbesar terjadinya kanker,” ujar pria 50 tahun ini.</p>
<p>Adi pun kemudian banyak membaca buku-buku kesehatan. Ia tak ingin istri dan anaknya ikut menjadi korban. Maka, lima tahun berselang, Adi masih berkutat mempelajari aneka macam bahan makanan yang bisa memerangi kanker.</p>
<p>Tahun 2000, Adi menemukan resep diet dengan menjalankan pola makan sehat. Ia mulai menjauhi aneka <em>sea food</em>, daging merah serta memperbanyak sayur dan buah. “Daging yang saya makan hanya daging ayam dan ikan,” ujarnya. Pengaruh bagi kesehatan Adi sangat signifikan. “Sampai sekarang, pilek pun saya tak pernah,” ujar pria berperawakan tinggi besar ini.</p>
<p>Karena yakin dengan hasil dietnya ini, Adi pun kemudian mencoba merambah bisnis <em>virgin coconut oil </em>(VCO) sejak tahun 2004. Sayang, bisnis minyak kelapa itu kandas di tengah jalan. Padahal, Adi sudah menggelontorkan uang Rp 100 juta-an untuk mempelajari aneka hal tentang budidaya kelapa dan pengolahannya. “Para petani hanya mau menjual kelapa. Tidak mau dibina untuk memanfaatkan sabut, batok, air serta daging kelapanya,” keluh anak ketujuh dari sembilan bersaudara ini.</p>
<p>Namun, pada tahun tersebut, usaha Adi yang lain sangat sukses. Bisnis distribusi makanan dan minumannya menyumbang duit Rp 1,5 miliar per bulan ke kantongnya. Belum lagi pemasukan dari 10 <em>convenient mart</em>, empat gerai warung soto, serta satu gerai waralaba Subway Sandwich di Australia.</p>
<p>Gagal menjalani bisnis kelapa, Adi pun banting setir melirik ubi jalar ungu. Pasalnya, makanan yang berwarna ungu, hitam atau kemerahan mengandung zat antosianin yang ampuh memerangi kanker. Karena itu, sejak tahun 2006, Adi fokus menggeluti usaha pengolahan makanan dari ubi jalar ungu.</p>
<p>Saat ini Adi mengelola dua gerai penjualan produk makanan dari ubi jalar di Bali dan di Jakarta dengan omzet sekitar Rp 50 juta sebulan. Satu per satu bisnisnya yang lain pun ia lepas. “Untuk distribusi barang, saat ini dipegang istri saya,” ujarnya. Sementara <em>convenient mart</em>, warung soto, serta gerai waralaba Subway Sandwich-nya sudah sudah ia lepas.</p>
<p><strong>Beralih ke bisnis kuliner ubi jalar </strong></p>
<p>Gagal mengembangkan bisnis kelapa, Adi Kharisma beralih ke bisnis kuliner ubi jalar. Di bisnis barunya ini, Adi sukses mengembangkan aneka makanan dari ubi, terutama ubi ungu. Namun, ia harus bersaing ketat dengan para pesaingnya.</p>
<p>Kegagalan bisnis kelapa yang pernah dijalaninya membuat Adi Kharisma memetik pelajaran berharga. Salah satunya, ia merasa harus berubah dan berani keluar dari zona nyamannya. Apalagi, menurut Adi, dari seluruh jumlah manusia di bumi ini, hanya 20 persen yang ingin dan berani melakukan perubahan itu.</p>
<p>Tak mau tenggelam dalam kegagalannya, pria kelahiran Bali 50 tahun silam ini kemudian mengalihkan bisnisnya ke pengolahan aneka umbi-umbian. Untuk memulai usaha ini, masalah yang pertama-tama ia hadapi adalah pasokan bahan baku. Untuk mengatasinya, Adi berencana bekerja sama dengan para petani di Yogyakarta.</p>
<p>Ada alasan mengapa ia membidik petani-petani di Kota Gudeg itu. Menurut Adi, selama ini produksi umbi-umbian dari Yogyakarta cukup besar. Misalnya saja umbi yang lazim dikenal dengan nama gembili.</p>
<p>“Namun sayang, penanaman umbinya lama, bisa sampai delapan bulan,” kata Adi. Karena itu, akhirnya ia memilih mengolah ubi jalar. Sebab, selain sudah banyak ditanam, ubi ini juga mudah dibudidayakan.</p>
<p>Ada alasan penting lain mengapa ia akhirnya memilih ubi jalar, yaitu karena ubi jalar mengandung banyak zat antosianin yang bisa mencegah kanker. “Antosianin itu berguna untuk mengencerkan darah yang kental serta menyerap racun dan polusi di darah,” ujarnya.</p>
<p>Namun, hingga sekarang ini Adi masih mengandalkan pasokan ubi jalar dari beberapa petani lokal di Bali. Selain itu, ia juga memiliki kebun sendiri seluas 1,5 hektare “Saat ini dalam sebulan saya butuh lebih dari tiga ton ubi jalar,” ujarnya.</p>
<p>Sebelum memulai bisnisnya, Adi mengaku melakukan eksperimen sendiri selama enam bulan. “Selama itu, saya makan semua hasil eksperimen saya,” kenangnya sembari tertawa. Produk pertamanya yang keluar adalah nasi ubi ungu, lalu disusul dengan es krim ubi ungu dan brownies ubi ungu.</p>
<p>Ada pula pebisnis lain yang membuat olahan ubi ungu ini dan menjadi pesaing Adi. Pebisnis tersebut, antara lain, ada di Malang. Di kota tersebut sudah ada dua toko yang menjual aneka olahan ubi ungu. Itu sebabnya, setelah Pulau Bali, ia lebih memilih merambah Jakarta daripada merambah pasar di dekat Bali.</p>
<p>Selain itu, untuk menyiasati persaingan, Adi kemudian membuat produk ubi jalar dari empat warna ubi jalar yang ada, yaitu ungu, putih, kuning, dan oranye. “Dengan begitu saya jadi produsen makanan dari ubi yang pertama mengolah ubi empat warna,” ujarnya senang.</p>
<p>Ketika meritis pasar di Bali, Adi memakai toko warisan keluarga yang ada di Jalan Teuku Umar, Denpasar, untuk menjajakan aneka produk makanannya. Namanya Warung Sela Boga.</p>
<p>Namun, tempat yang dulunya merupakan pusat jajanan itu ternyata tidak cukup ramai. Adi hanya mengantongi omzet Rp 30 juta-Rp 50 juta setiap bulannya. Maka dari itu, tahun 2008 silam, Adi merambah Jakarta dan mendirikan warung di daerah Bintaro Sektor 1, Jakarta Selatan. Ia menyewa warung kecil dengan tarif Rp 1,5 juta per bulan.</p>
<p><strong>Bersaing ketat dengan Burger Blenger </strong></p>
<p>Menembus pasar Jakarta ternyata tak mudah. Adi Kharisma harus bersaing ketat dengan gerai makanan lain, salah satunya Burger Blenger yang juga membuka gerai di D’Hoek Bintaro. Ia pun berusaha mencari cara membesarkan usahanya, salah satunya dengan waralaba.</p>
<p>Ketika pertama kali merambah Jakarta pada awal 2008, Adi membayangkan ia bakal sukses dengan gampang. Soalnya di mana-mana orang pasti perlu makanan. Tetapi menembus pasar Jakarta ternyata tak semudah perkiraannya. Dia harus berjuang keras agar mampu bersaing dengan pengusaha lain. “Di Jakarta, saya bagaikan terjun ke hutan belantara,” ujar lelaki berusia 50 tahun ini.</p>
<p>Selama delapan bulan pertama, Adi sempat kepayahan mencari tempat berjualan. Sampai akhirnya dia mendapatkan sebuah gerai di D’Hoek Bintaro sektor 1. Untuk menempati tempat tersebut, Adi harus membayar uang sewa Rp 1,5 juta per bulan. “Tempat itu saya namakan Sweet Purple, artinya warna ungu yang cantik,” ujarnya.</p>
<p>Seperti gerainya di Bali, di gerai barunya yang berada di Jakarta, Adi juga menjual olahan ubi ungu. Namun, belakangan dia memperbanyak jenis produk olahan ubi. Misalnya saja, ia membuat burger es krim ubi ungu dengan roti burger. Adi menjual burger es krim tersebut dengan harga Rp 12.000 per buah. “Roti burgernya juga dibuat dari ubi, lo,” ujar Adi berpromosi.</p>
<p>Ia juga membuat jus ubi ungu yang ia jual dengan harga Rp 11.000 hingga Rp 17.000 per gelas. Kreasi lainnya adalah brownies ubi ungu yang ia jual dengan harga Rp 35.000 per 250 gram, dan pia ubi ungu seharga Rp 17.000 per kotak isi enam buah.</p>
<p>Untuk pesanan khusus, Adi juga membuat nasi ubi ungu. Harganya Rp 17.000 per kotak, sudah termasuk empat tusuk sate ayam lilit. “Dari harga jual ini, secara eceran saya mendapat margin sekitar 30 persen,” ujar Adi.</p>
<p>Tentu Adi punya alasan memperbanyak produk di gerainya di Jakarta. “Kalau menu tidak banyak, pembeli bakal cepat bosan,” kata Adi. Apalagi, persaingan antara sesama pedagang makanan di D’Hoek Bintaro sangat ketat. Salah satu rival terberatnya adalah Burger Blenger. Akibat persaingan yang sengit itu, omzet Sweet Purple hanya sekitar Rp 20 juta sebulan.</p>
<p>Untuk meningkatkan omzetnya, Adi pun rajin mengikuti pameran. “Lumayan, dalam sebulan ada satu atau dua pameran,” ujarnya. Dari setiap pameran, dia bisa mencetak laba bersih Rp 1 juta.</p>
<p>Adi juga sempat membuka cabang-cabang baru. Di antaranya di Police Academy, Ancol, dan di Pasar Pagi. Tapi gerai-gerai baru itu hanya ramai di akhir pekan. “Penjualan kurang bagus dan saya tutup,” ujarnya.</p>
<p>Sejak dua pekan lalu, dia pun memindahkan gerainya ke Summarecon Serpong dan ke Lippo Karawaci. Sebelumnya, Adi sudah lebih dulu memindahkan gerainya di D’Hoek ke belakang McDonald’s Bintaro sektor 9. Di pusat jajanan tersebut, aroma persaingan tidak begitu kental. Maklum, kendati di situ ada sekitar 90 gerai makanan, tetapi jenis makanan yang mereka jajakan berbeda-beda dan memiliki kekhasan sendiri.</p>
<p>Adi mengaku mendapat tawaran membuka gerai di Ranch Market, Kelapa Gading, dan di Dufan. Tapi ia masih pikir-pikir dulu. Kini ia ingin mewaralabakan usahanya. Namun, belum ada mitra yang berminat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://reksadanainfo.com/adi-kharisma-pencipta-olahan-ubi-ungu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
