Menkeu Berharap BI Rate Terus Turun
January 10, 2009
Demikian disampaikan Menteri Keuangan sekaligus Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani di Kantor Menko Perekonomia, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (8/1/2009).
“Saya rasa dengan penurunan kemarin kita berharap inflasi masih akan terus bisa ditekan ke bawah tahun ini, maka ruangan untuk terjadinya tingkat suku bunga untuk menstimulate investasi itu masih bisa meningkat,” ujarnya.
Bank Indonesia sendiri telah menurunkan BI Rate sebesar 50 bps menjadi 8,75%,
dengan pertimbangan terjadi deflasi sebesar 0,04% di Desember 2008 dan inflasi tahunan sebesar 11,06% di 2008.
Selain itu, dari sisi perbankan Sri Mulyani mengatakan perbankan nasional memang perlu untuk melakukan konsolidasi sehingga perbankan dapat menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi di 2009 melalui kucuran kreditnya.
“Jadi kalau pertumbuhan ekonomi (2009) sebesar 4,5%-5,5% itu growth kredit 20-25%. Kemarin (2008) dengan suku bunga 9% saja (kredit) bisa growth 37% jadi tidak hanya growth yang mempengaruhi. Jadi kalau suku bunga turun tetapi likuiditas maupun prospek ekonomi menimbulkan risiko biasanya bank juga akan lebih hati-hati,” tuturnya.
Meskipun begitu, Sri Mulyani mengatakan BI Rate hanya merupakan salah satu faktor saja yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Masih banyak faktor lain juga yang harus mendukung.
