Rahasia Menjadi Kaya
January 10, 2009
BANYAK ORANG SERING MENUNDA BERINVESTASI DAN SELALU ADA CARA ATAU ALASAN UNTUK MENUNDA. ALASAN YANG SERING DIKEMUKAKAN YAITU BELUM PUNYA DANA CUKUP UNTUK BERINVESTASI, TIDAK TAHU CARA BERINVESTASI, MENUNGGU WAKTU YANG TEPAT DAN MASIH BANYAK ALASAN LAINNYA. PADAHAL PENTINGNYA BERINVESTASI SUDAH DISADARI OLEH SEMUA ORANG. NAMUN IRONISNYA BANYAK ORANG SUDAH BERINVESTASI TAPI HANYA SEDIKIT YANG MENJADI KAYA. MENGAPA HAL INI BISA TERJADI? JAWABANNYA KARENA INVESTASI TERSEBUT MASIH DIPERLAKUKAN SEBAGAI TABUNGAN.
TABUNGAN VS INVESTASI
Sebenarnya apa perbedaan antara tabungan dengan investasi? Tabungan biasanya dilakukan dengan tujuan untuk membiayai sesuatu, contohnya liburan. Ketika tabungan sudah anda nilai cukup, maka Anda akan menarik tabungan anda serta menghabiskannya untuk liburan tersebut. Setelah liburan, tidak ada lagi dana tersisa dan Anda harus menabung lagi.
Sedangkan, membangun kekayaan adalah suatu hal yang berbeda dan memerlukan waktu. Orang yang ingin hidup makmur pada masa pensiun nanti akan menginvestasikan dananya dalam jangka panjang dan biasanya diinvestasikan pada aset yang nilainya bertumbuh seperti pada saham dan obligasi. Bila nilai aset investasi telah bertumbuh dapat diambil sebagai pendapatan, sementara nilai pokoknya tetap dipertahankan.
Atau Anda dapat menginvestasikan kembali hingga harta Anda terus berkembang dan menghasilkan pendapatan yang lebih banyak lagi.
Memang, berinvestasi membutuhkan kesabaran tapi hasilnya akan terasa nantinya. Dengan berjalannya waktu, investasi yang telah Anda lakukan tersebut, setelah dihitung-hitung ternyata terus bertambah nilainya dan Anda juga mendapatkan dana tambahan dari hasil investasi anda, sehingga langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan hidup Anda.
Ketika suatu saat nanti Anda memutuskan untuk berhenti bekerja, strategi investasi Anda berubah. Pada saat itu, Anda akan mulai menarik aset investasi, tapi harus perlu Anda pastikan bahwa pemakaian dana tersebut benar-benar sesuai kebutuhan agar tetap tersedia selama masa pensiun Anda.
PENTINGNYA MULLAI BERINVESTASI DARI SEKARANG (THE POWER OF STARTING TO INVEST NOW)
ilustrasi berikut ini mudah-mudahan dapat mendorong Anda untuk mulai berinvestasi.
| Target Dana yang Ingin Dicapai pada Usia 55 |
Usia Mulai Investasi | |||||
| 25 | 30 | 35 | 40 | 45 | 50 | |
| 1.000.000.000 | 144.440 | 308.306 | 667.896 | 1.495.871 | 3.633.496 | 11.289.930 |
| 500.000.000 | 72.220 | 154.153 | 333.948 | 747.936 | 1.816.748 | 5.644.965 |
| 300.000.000 | 43.332 | 92.492 | 200.369 | 448.761 | 1.090.049 | 3.386.979 |
| 100.000.000 | 14.444 | 30.831 | 66.790 | 149.587 | 363.350 | 1.128.993 |
| Cicilan Rutin Setiap Bulan (Rp) | ||||||
asumsi : bunga deposito 15% pertahun (bersih setelah pajak)
Lihatlah, semakin Anda menunda berinvestasi, maka semakin besar dana yang harus dipersiapkan setiap bulannya untuk pensiun.
Ingat : Anda tidak perlu kaya untuk menjadi investor, tapi untuk menjadi kaya Anda perlu menjadi investor.
